PENAJAM – Komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). PT Waru Kaltim Plantation (WKP) bersama PT Sukses Tani Nusasubur (STN) menerima penghargaan atas kontribusi mereka melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah PPU di Kantor Bupati PPU.

Bupati Mudyat Noor mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi kedua perusahaan dalam menjalankan berbagai program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Selama ini, program TJSL yang dijalankan PT WKP dan PT STN mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan hingga pembangunan sarana dan prasarana.

Menurut Mudyat, pelaksanaan TJSL bukan hanya bagian dari kepedulian perusahaan, tetapi juga merupakan kewajiban yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Daerah Kabupaten PPU Nomor 3 Tahun 2017.

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan.

“Kondisi fiskal Kabupaten PPU saat ini memang tidak begitu baik. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan harus terus diperkuat agar pembangunan tetap berjalan secara transparan, terbuka, dan akuntabel,” kata Mudyat, Sabtu (01/08/2026).

Ia juga mendorong agar penyusunan program TJSL dilakukan melalui koordinasi sejak tahap perencanaan bersama pemerintah desa dan kecamatan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Langkah tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih dengan pembiayaan APBD sekaligus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, program yang tepat sasaran juga diyakini mampu mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar sehingga mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Sementara itu, Manajemen PT WKP, Miftahul Ulum, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten PPU. Ia menyebut apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara atas penghargaan ini. Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Miftahul menjelaskan, PT WKP dan PT STN memandang program TJSL sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menambahkan, keberhasilan berbagai program tersebut tidak lepas dari sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Ke depan, perusahaan berkomitmen terus mengembangkan program TJSL yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat demi mendukung pembangunan Kabupaten PPU.