Peran Denny Goestaf dalam Kehidupan Clara Shinta
Mantan suami dari selebgram Clara Shinta, Denny Goestaf, akhirnya angkat bicara mengenai status pernikahannya dengan Clara yang selama ini terkesan tertutup. Dalam wawancara di Rumpi TransTV, Denny mengungkapkan bahwa selama empat tahun pernikahannya dengan Clara, ia tidak pernah melihat istri mantannya itu memperlihatkan status sebagai seorang istri atau ibu.
“Selama empat tahun dia tidak sama sekali memperlihatkan adanya suami dan anak,” ujar Denny. Ia menjelaskan bahwa ia mencoba memaklumi situasi tersebut, mungkin karena Clara merasa malu dengan jarak usia mereka. Denny kini berusia 60 tahun, sedangkan Clara masih muda, yaitu 30 tahun lebih muda darinya.
“Mungkin karena dia malu umur saya lebih tua,” kata Denny. “Saya anggep sudah lah,” tambahnya dengan nada tenang.
Denny juga menyampaikan bahwa selama ini ia memilih untuk diam ketika Clara tidak pernah menyebut namanya sebagai sosok di balik bisnis yang dijalankan olehnya. Banyak orang yang mengenalnya sempat mempertanyakan pernyataan-pernyataan Clara Shinta.
“Saya bilang dalam hati, ‘waduh, bisnis saya bener-bener diakui dan tidak ada sayanya,’ dia mengakui dari temannya belajar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa banyak orang yang memberikan komentar negatif, tetapi ia tidak pernah meributkannya.
“Banyak yang ngomong, komplain juga banyak, cuma saya enggak pernah ngeributin,” sambung Denny. Ia hanya diam dan berusaha memaklumi sikap Clara Shinta.
“Saya anggep dia masih kecil, masih muda, lagi pengin gimana, ya udah lah, biarin aja,” ucapnya sambil tersenyum.
Awal Kehidupan di Jakarta
Menurut Denny, saat pertama kali membawa Clara Shinta ke Jakarta, mantan istrinya itu tidak membawa apa pun. Ia mengungkapkan bahwa waktu itu Clara datang dari Medan dan hanya membawa dirinya sendiri, sementara masih kuliah.
“Waktu saya bawa ke sini, dari Medan, dia bener-bener bawa badan aja, masih kuliah,” ujar Denny. Ia menegaskan bahwa sikap diamnya bukan karena ingin merahasiakan sesuatu. Denny membantah dugaan bahwa pernikahan mereka tidak dilakukan tanpa restu orangtua.
“(Menikah) Resmi,” katanya. “Direstui (orangtua) tapi enggak dateng,” tambahnya.
Gugatan Hukum Terkait Harta Bersama
Sebelumnya, Denny Goestaf resmi melayangkan gugatan pembagian harta bersama atau gana-gini ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan tiga tahun setelah keduanya bercerai. Nilai harta yang disengketakan dalam gugatan tersebut mencapai sekitar Rp 13 miliar.
Denny menjelaskan bahwa langkah hukum ini bukan semata-mata untuk mengambil kembali harta, melainkan untuk menyelamatkan aset yang semula ia titipkan untuk anak hasil pernikahannya dengan Clara. Ia berharap bisa mendapatkan keadilan atas semua yang telah ia berikan selama masa pernikahannya.

Leave a Reply