PENAJAM, – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memanfaatkan momentum Forum Smart City Nasional 2025 di Yogyakarta sebagai langkah percepatan transformasi digital.

Hal ini dinilai penting mengingat di daerah yang berjuluk Betul Taka itu menjadi pintu gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (06/09/2025).

Dalam forum tersebut, Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan, pengembangan konsep smart city di PPU tidak hanya sebatas pelayanan publik, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM), promosi potensi daerah, hingga membuka ruang investasi.

“Forum ini menjadi sarana menambah wawasan, mencari role model, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pengembang teknologi. Kami harus bergerak seiring dengan pembangunan IKN, karena posisi PPU sangat strategis,” ujar Mudyat,

Ia menambahkan, penerapan sistem “satu data” di PPU akan menjadi prioritas agar kebijakan daerah lebih terarah dan efisien. Dengan begitu, layanan publik, pembangunan, dan peluang investasi dapat terkoneksi dalam satu sistem.

Mudyat juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab PPU dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), agar pengembangan smart city di PPU berjalan beriringan dengan IKN dan tidak menimbulkan ketimpangan.

“Kami siap menyinergikan program Smart City bersama Komdigi. Ini langkah strategis untuk memperkuat posisi PPU sebagai pintu gerbang Nusantara,” terangnya.

Forum Smart City Nasional 2025 sendiri digelar 26–27 Agustus di Yogyakarta, diikuti pemerintah daerah se-Indonesia, pengembang teknologi, serta perwakilan sektor swasta. (ADV)