Kalteng, Nusantara.co — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas SMA, SMK, dan SKH se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Berkah Disdik Kalteng, Rabu (28/1/2026). Forum ini menegaskan peran strategis pengawas sekolah dalam menjaga mutu pendidikan di tengah penurunan anggaran daerah.

Rakor dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, didampingi jajaran pejabat struktural, serta dihadiri 45 pengawas dari berbagai kabupaten dan kota.

Dalam arahannya, Reza menegaskan bahwa pengawas memiliki posisi vital dalam siklus manajemen pendidikan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan. Karena itu, sejak awal menjabat pada 13 Desember 2023, konsolidasi pertama yang dilakukannya adalah bersama para pengawas.

“Pengawas adalah perpanjangan tangan dinas di satuan pendidikan. Perannya bukan sekadar pelengkap, tetapi penggerak utama peningkatan mutu,” ujarnya.

Ia juga memaparkan kondisi anggaran pendidikan provinsi tahun 2026 yang tercatat sekitar Rp1,3 triliun, turun signifikan dari Rp2,3 triliun pada 2025. Penurunan tersebut, menurutnya, menuntut perencanaan berbasis prioritas dengan fokus pada kebutuhan sekitar 99 ribu siswa dan penguatan kapasitas lebih dari 10 ribu guru di seluruh Kalimantan Tengah.

Di tengah keterbatasan fiskal, Reza menekankan pentingnya efisiensi dan ketepatan sasaran program. Pengawasan yang efektif, katanya, menjadi instrumen kunci untuk memastikan setiap kebijakan dan anggaran berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, ia menyinggung pembenahan sistem kesejahteraan pengawas yang sebelumnya diwarnai praktik pemberian biaya pengawasan tidak seragam antar sekolah. Saat ini, skema tersebut telah diselaraskan melalui Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga pengawas memiliki kepastian kesejahteraan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus diimbangi dengan kinerja yang terukur dan kehadiran yang nyata di lapangan. “Kemajuan pendidikan hanya dapat dicapai apabila fungsi pengawasan dijalankan secara substantif, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Rakor ini diharapkan memperkuat sinergi antara dinas pendidikan dan pengawas sekolah guna memastikan layanan pendidikan di Kalimantan Tengah berjalan efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.