Palangka Raya, Nusantara.co – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Palangka Raya resmi dibuka di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Sabtu (25/7/2026). Agenda konsolidasi lima tahunan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, serta jajaran elit pengurus daerah.

Seusai pembukaan acara, Edy Pratowo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perjalanan dan capaian politik Partai Golkar di Kota Palangka Raya selama dua dekade terakhir. Menurutnya, rekam jejak serta fondasi yang telah dibangun menjadi tolok ukur besar bagi kepengurusan mendatang.

“Poin penting yang tidak mudah adalah keberhasilan membawa Partai Golkar selama 20 tahun maju dan menjadi partai yang mendapat prioritas baik di masyarakat, bahkan mampu mengantarkan kadernya menjadi Ketua DPRD hingga Wali Kota,” ujar Edy Pratowo.

Edy pun menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musda XI dan berharap momentum ini dapat melahirkan kepemimpinan yang dapat menahkodai partai menuju arah yang lebih maju.

“Pertama kami ucapkan selamat atas terselenggaranya Musda ke-11 ini. Harapan kami acara ini berlangsung aman, lancar, dan menghasilkan kepemimpinan yang dicintai serta dikehendaki semuanya, sehingga bisa membawa Golkar terus eksis, maju, dan jaya,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa tantangan utama jajaran pengurus baru kelak adalah meneruskan prestasi tersebut dengan kerja keras dan kolaborasi lintas sektor. “Siapa pun yang melanjutkan harus bekerja keras, paling tidak bisa meneruskan capaian yang ada melalui konsolidasi dan kerja sama dengan semua pihak,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas seluruh rangkaian kegiatan Musda agar berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa gesekan.

“Harapan kita, setelah mengajukan beberapa agenda penting, yang utama adalah seluruh proses berjalan aman, kondusif, dan tidak ada gesekan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan, rekomendasi, maupun struktur organisasi yang disepakati secara bersama-sama tanpa ada pihak yang merasa gagal atau dirugikan,” ujar Fairid.

Mantan Wali Kota Palangka Raya tersebut mengungkapkan bahwa jajaran pengurus telah bergerak cepat melakukan persiapan teknis maupun substantif sejak pertengahan pekan melalui Focus Group Discussion (FGD).

“Sejak hari Kamis kemarin, tim sudah melakukan pembahasan mendalam melalui FGD. Penyelidikan dan kajian pokok-pokok pikiran telah dilakukan, mencakup berbagai bidang dari ekonomi hingga penguatan internal,” paparnya.

Menghadapi agenda dan kontestasi politik ke depan, Fairid menegaskan bahwa fokus utama DPD Golkar Palangka Raya adalah memperkokoh barisan internal guna mempertahankan raihan politik yang telah dicapai.

“Target kita minimal adalah mempertahankan ‘rumah’ (posisi/kursi kemenangan) di Palangka Raya. Agenda konsolidasi ini sangat krusial untuk menyatukan kekuatan. Dalam agenda politik manapun, tujuannya pasti untuk mencapai hasil maksimal,” pungkas Fairid dengan nada optimistis.