PENAJAM, – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan pemetaan ulang kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai langkah strategis mempercepat program prioritas Bupati, yakni “Desa Terang”. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pembangunan PJU lebih tepat sasaran di tengah keterbatasan anggaran yang masih menjadi tantangan utama.
Kepala Dishub PPU, Alimudin, mengatakan permintaan penerangan dari masyarakat terus meningkat, terutama dari wilayah perdesaan yang masih memiliki banyak titik gelap. Karena itu, pemetaan lapangan menjadi fokus utama pihaknya untuk menyusun ulang skala prioritas.
“Banyak surat masuk dari kelurahan maupun RT yang meminta tambahan penerangan. Karena itu, kita lakukan penyusunan ulang skala prioritas agar pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Penataan ulang ini dilakukan seiring pembagian kewenangan antara Dishub dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan). Dishub bertanggung jawab pada PJU di jalan kabupaten, sementara Disperkimtan mengurus penerangan di kawasan permukiman dan desa.
“Dengan pembagian tugas ini, kami berharap penyediaan PJU bisa lebih terarah dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
Pada tahun anggaran berjalan, Dishub telah membangun 115 unit PJU yang kini dalam proses pemasangan. Alimudin menyebut, secara teknis pemasangan tidak mengalami kendala, sebab material yang digunakan merupakan produk fabrikasi sehingga mempermudah instalasi. Hambatan utama justru berada pada keterbatasan anggaran.
Titik-titik gelap, tambahnya, masih ditemukan di seluruh kecamatan di PPU. Karena itu, kebutuhan penerangan jalan dinilai masih sangat tinggi, dan pemetaan ulang menjadi langkah paling realistis untuk menentukan lokasi yang benar-benar membutuhkan prioritas.
Menurut Alimudin, perkembangan wilayah dan semakin tingginya tuntutan masyarakat atas rasa aman turut meningkatkan kebutuhan PJU.
“Desa Terang bukan hanya soal estetika, tetapi berkaitan dengan keselamatan dan keamanan warga. Ini yang terus kami dorong meski anggaran terbatas,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap, pemenuhan PJU dapat meningkat pada tahun anggaran berikutnya, seiring evaluasi terhadap porsi anggaran lintas perangkat daerah yang terlibat dalam penyediaan infrastruktur penerangan. (ADV)

Leave a Reply