Kalteng, Nusantara.co – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng)
tampil memukau dalam rangkaian Pawai Muharram 1447 Hijriah yang digelar di
Bundaran Besar Talawang, Kamis malam. Kegiatan ini menjadi magnet perhatian
warga dan menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru Islam yang sarat makna dan
semangat kebersamaan.

Dishut Kalteng menyuguhkan iring-iringan unik yang terdiri
dari pegawai berjalan kaki membawa replika lampion, serta satu unit mobil hias
bernomor peserta 055 bertema masjid hijau. Mobil tersebut dihiasi ornamen lampu
hias dan tumbuhan, menjadi simbol selarasnya antara nilai keislaman dan
kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin menghadirkan pesan bahwa pelestarian lingkungan
tidak terpisahkan dari nilai spiritual. Semangat hijrah menjadi pengingat bagi
kami untuk terus memberi kontribusi positif dalam menjaga hutan dan alam,” ujar
Kepala Dishut Kalteng, H. Agustan Saining.

Tak hanya menyuguhkan visual, rombongan Dishut turut
menghadirkan kelompok hadrah yang melantunkan sholawat sepanjang pawai,
menambah nuansa religius yang syahdu. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan
karhutla turut menyertai barisan sebagai simbol kesiapsiagaan Dishut Kalteng
dalam menjaga lingkungan dari bencana.

Masih dalam semangat hijrah, H. Agustan juga menyampaikan
harapannya untuk masyarakat dan keluarga besar kehutanan:

“Tahun Baru Islam ini semoga menjadi awal yang baik untuk
meningkatkan spiritualitas, etos kerja, dan kepedulian terhadap alam. Bagi
kami, menjaga hutan adalah bentuk ibadah sekaligus kontribusi nyata bagi
kemajuan Kalimantan Tengah.”

Pawai Muharram 1447 H ini tak sekadar perayaan, tetapi juga
menjadi ajang refleksi bersama—menguatkan sinergi antar warga, memupuk semangat
kolaborasi, serta meneguhkan komitmen terhadap pembangunan yang berwawasan
lingkungan.