Palangka Raya, 18 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalteng turut ambil bagian dalam gelaran Kalteng Expo 2025 yang digelar di Halaman GOR Indoor Tjilik Riwut, Palangka Raya, sejak 17 hingga 23 Mei 2025.
Mengusung tema “Perhutanan Lestari, Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera”, stand Dishut Kalteng menampilkan berbagai produk unggulan hasil hutan dan kerajinan berbasis alam, termasuk gula aren produksi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dari Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kepala Dishut Kalteng, H. Agustan Saining, mengungkapkan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang mengunjungi stand Dishut, memberikan apresiasi tinggi terhadap produk-produk hasil hutan yang dipamerkan, khususnya gula aren.
“Gubernur sangat bangga dengan produk gula aren yang kami tampilkan. Produk ini juga merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Kehutanan dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Agustan, Minggu (18/5/2025).
Selain itu, Dishut juga menampilkan program persemaian bibit modern dan menyediakan bibit gratis bagi masyarakat, termasuk bibit lengkeng, matoa, petai, jengkol, trembesi, dan lainnya. Pengunjung yang datang ke stand Dishut juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik jika berhasil menjawab pertanyaan dari petugas stand.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga meninjau alat pendukung program pengendalian banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang merupakan bagian dari program 100 Hari Kerja Gubernur. Dishut Kalteng memamerkan berbagai peralatan pemadam seperti pompa portable, selang, parang, dan perlengkapan lainnya.
“Pak Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota KPH dan tim pemadam kebakaran atas dedikasi mereka dalam menjaga hutan dan lingkungan,” tambah Agustan.
Partisipasi Dishut Kalteng dalam Kalteng Expo 2025 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan hutan berkelanjutan serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan melalui hasil hutan.