Calon Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.FM., SHL, mengusung konsep Pentahelix sebagai strategi membangun ULM menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing.

Konsep Pentahelix menitikberatkan pada kolaborasi lima unsur utama, yaitu pemerintah, dunia usaha atau industri, perguruan tinggi, masyarakat, dan media. Menurut Iwan, sinergi antarpemangku kepentingan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran ULM di tingkat regional maupun nasional.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penguatan kemitraan dengan media. Ia menilai media memiliki peran strategis dalam meningkatkan transparansi, memperluas komunikasi publik, serta menyebarluaskan berbagai capaian akademik yang dihasilkan sivitas akademika.

“Saya akan menggandeng media. Media sangat penting untuk transparansi dan komunikasi perguruan tinggi kepada masyarakat. Sayang jika hasil penelitian dan jurnal berkualitas hanya tersimpan tanpa diketahui publik. Hasil karya tersebut harus dapat diakses dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujar Iwan.

Saat ini, Iwan Aflanie menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM periode 2022–2026. Dengan pengalaman panjang di bidang akademik dan organisasi profesi, ia meyakini bahwa keterbukaan informasi serta komunikasi yang baik akan semakin memperkuat hubungan antara kampus dengan masyarakat.

Mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarmasin periode 2012–2016 tersebut juga menekankan pentingnya membangun jejaring yang erat dengan para alumni. Menurutnya, alumni merupakan aset strategis yang dapat berkontribusi besar terhadap pengembangan universitas apabila diberdayakan secara optimal.

Pengalaman sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni serta Wakil Dekan Bidang Akademik di Fakultas Kedokteran ULM menjadi bekal baginya dalam memahami pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi.

Iwan menilai, ketika perguruan tinggi mampu membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, media, serta melibatkan alumni secara aktif, berbagai peluang pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, hingga pengabdian kepada masyarakat akan semakin terbuka.

Peraih gelar doktor dari Universitas Airlangga yang kini tengah melengkapi persyaratan menuju Guru Besar tersebut optimistis bahwa pendekatan kolaboratif melalui Pentahelix akan menjadi salah satu kunci untuk membawa Universitas Lambung Mangkurat semakin unggul dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan Kalimantan Selatan maupun Indonesia.