Lamandau, Nusantara.co – Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta dalam rangka memperingati hari pangan sedunia, yang diadakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lamandau mendapat berbagai perayaan meriah dari masyarakat. Jumat (17/10/2025) pagi.
Berbagai jenis kebutuhan pangan masyarakat disediakan oleh pemkab Lamandau melalui dinas DKP Lamandau, seperti beras premium, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih serta cabai rawit. Masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, dibandingkan harga pasar.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra melalui Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lamandau, Aprimeno Sabdey, ST, M.Si mengatakan, pelaksanaan GPM ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
“GPM menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah, terhadap ketahanan pangan masyarakat. Adapun harga jual tujuh produk pangan yang disediakan dalam GPM rata-rata di bawah harga pasar. Keseluruhan bahan pangan yang disediakan lebih murah dari harga pasaran, dan telah mendapatkan subsidi, agar masyarakat Lamandau mampu membelinya,” jelas Aprimeno. 
Untuk beras premium di harga Rp.61.000,- / 5 Kg, telur ayam ras Rp48.000,- / tabak, gula pasir Rp14.000,- / Kg, minyak goreng Rp.16.000,- / liter, bawang merah Rp.33.000,- / Kg, bawang putih Rp. 33.000,-/Kg dan cabai rawit Rp. 18.000,- / 0,5Kg. 
Lebih lanjut disampaikan oleh Aprimeno, bahwa pelaksanaan GPM juga merupakan tindak lanjut dari program Asta Cita yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, untuk memperkuat kemandirian pangan seluruh masyarakat. 
“Selamat Hari Pangan Sedunia tahun 2025, semoga pangan pangan lokal yang berkualitas semakin ditemukan, sebagai alternatif makanan sehat bagi masyarakat,” pungkas Aprimeno Sabdey.