PENAJAM, – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp209 juta dalam APBD Perubahan 2025 untuk program pelatihan satpam bersertifikat. Langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Marjani, mengatakan pelatihan tersebut merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program yang kita lakukan menjadi strategi pemerintah dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal,” ujarnya, Selasa (19/11/2025).
Ia menegaskan, sertifikat yang diperoleh peserta nantinya akan menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan.
“Sertifikat yang mereka dapatkan nanti bisa menjadi modal besar untuk melamar pekerjaan. Ini juga salah satu investasi jangka panjang,” jelas Marjani.
Tidak hanya memberikan pelatihan, pemerintah daerah juga akan membantu menyampaikan data lulusan kepada perusahaan penyedia jasa keamanan yang memerlukan tenaga baru. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Marjani menyebut sektor jasa keamanan menjadi salah satu bidang yang mengalami pertumbuhan cepat, terutama di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, pelatihan ini diharapkan meningkatkan daya saing masyarakat PPU dalam memperebutkan peluang kerja yang membutuhkan standar kompetensi profesional. (ADV)

Leave a Reply