Pernyataan Inara Rusli Terkait Penggadaian Mobil dan BPKB

Inara Rusli memberikan klarifikasi mengenai isu yang beredar terkait penggadaian mobil miliknya. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Virgoun, mantan suaminya.

Menurut Inara, mobil yang menjadi harta bersama dalam proses perceraian itu digadaikan atas kesepakatan kedua belah pihak. Ia menyampaikan pernyataannya saat ditemui usai mengunjungi Polda Metro Jaya pada Senin (29/12).

“Tidak mungkin saya melakukan hal itu tanpa kesepakatan dari dua belah pihak,” ujarnya dengan tegas.

Inara juga mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui alasan di balik pernyataan Virgoun yang kembali menyentuh masalah BPKB mobil. Ia hanya menjawab singkat, “Nggak tahu.”

Sebelumnya, Virgoun sempat membagikan kekesalannya melalui media sosial. Ia mengaku baru mengetahui bahwa BPKB mobil yang seharusnya diperuntukkan bagi anak-anak ternyata telah digadaikan oleh Inara Rusli. Ia menyampaikan keluhannya dengan nada kesal:

“Itu BPKB Innova Zenix sudah digadai tanpa seizin gue. Tahu dah duitnya buat apaan,”

Selain soal BPKB mobil, Virgoun juga menyoroti kepemilikan rumah yang saat ini ditempati oleh Inara Rusli. Meskipun sertifikat rumah tersebut atas nama Inara, Virgoun menekankan bahwa aset tersebut merupakan harta bersama yang diperuntukkan bagi anak-anak mereka.

“Oh, jadi gara-gara sertifikat rumah dulu gue beliin atas nama dia (Inara), membuat eksekusi pengadilan agama yang isinya rumah dan mobil jadi harta bersama untuk anak-anak, dan enggak boleh dijual sampai anak-anak berusia 21 tahun, jadi gugur?,”

Ia tampaknya merasa bahwa putusan pengadilan tidak lagi berlaku setelah adanya perubahan status kepemilikan aset.

Menanggapi rencana Virgoun yang disebut ingin merebut hak asuh anak, Inara Rusli menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan perannya sebagai ibu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA). Meski saat ini ia tengah terseret kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan, Inara tetap mempertahankan tanggung jawabnya sebagai orang tua.

“Yang saya tahu cuma menjalankan apa yang sudah menjadi putusan MA aja,” tegas Inara.

Saat ini, Inara Rusli sedang menghadapi laporan polisi terkait dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilayangkan oleh Wardatina Mawa. Di tengah proses hukum tersebut, Inara memilih berdamai dengan Insanul Fahmi dan memutuskan untuk menjalani kehidupan rumah tangga meski berstatus sebagai istri siri.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Isu BPKB Mobil

Dalam penjelasannya, Inara Rusli menekankan bahwa semua keputusan terkait aset yang dimiliki selama masa perceraian dilakukan secara bersama. Ia menegaskan bahwa tidak ada tindakan yang dilakukan tanpa persetujuan dari pihak lain, termasuk penggadaian mobil yang menjadi harta bersama.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada niat untuk menyembunyikan informasi atau menyalahgunakan aset yang dimiliki. Menurut Inara, semua langkah yang diambil adalah untuk kepentingan bersama, terutama bagi kebutuhan anak-anak mereka.

Pernyataan Inara ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa ia berusaha menjaga transparansi dalam proses perceraian. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil tindakan yang dapat merugikan pihak lain, termasuk mantan suaminya.

Selain itu, Inara mengungkapkan bahwa ia tetap fokus pada perannya sebagai ibu, meskipun sedang menghadapi berbagai tantangan hukum dan pribadi. Ia berharap agar semua masalah yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan damai.

Dengan penjelasan yang diberikan, Inara Rusli berusaha memberikan gambaran yang lebih jelas tentang situasi yang dihadapinya. Ia menegaskan bahwa semua keputusan yang diambil adalah hasil dari komunikasi dan kesepakatan antara kedua belah pihak.