Kalteng, Nusantara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bergerak cepat merespons kesulitan masyarakat yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Atas instruksi langsung Gubernur Kalteng, Pemprov Kalteng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merilis bantuan darurat dengan membagikan sebanyak 74.450 liter air bersih ke enam kabupaten/kota sekaligus pada Selasa (1/9/2026).

​Aksi tanggap darurat ini ditempuh guna menjamin kebutuhan paling mendasar warga di daerah-daerah terdampak tetap terpenuhi dengan baik tanpa harus menunggu waktu lama.

​Kepala Dinas PUPR Kalteng, Prof. Ir. Juni Gultom, menyampaikan bahwa jajarannya bergerak sigap menyisir wilayah-wilayah yang membutuhkan pasokan air segar. Menurutnya, respons cepat ini merupakan bentuk pelayanan nyata pemerintah daerah kepada masyarakat.

​”Instruksi Bapak Gubernur sangat jelas dan tegas. Kita harus tanggap, hadir di tengah masyarakat, dan bergerak cepat menyalurkan air bersih ke daerah-daerah yang krisis,” tegas Juni Gultom dalam laporan resminya.

​Pada tahap awal penanganan ini, bantuan air bersih dibagikan secara proporsional berdasarkan tingkat kebutuhan wilayah. Kabupaten Kotawaringin Timur mencatatkan volume penerimaan terbesar, yakni 34.000 liter, yang disebar ke beberapa titik strategis meliputi Desa Parebok Barat (5.000 liter), Desa Jaya Karet (5.000 liter), Desa Jaya Kelapa (14.000 liter), Desa Basirih (5.000 liter), serta Desa Lempuyang (5.000 liter).

​Selanjutnya, Kabupaten Barito Utara menerima Pasokan sebanyak 12.000 liter yang difokuskan untuk 850 kepala keluarga (KK) di Desa Pendreh. Sementara itu, Kabupaten Lamandau mendapatkan alokasi sebesar 10.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga di kawasan Nanga Bulik.

​Tidak ketinggalan, penyaluran juga menyasar Ibu Kota Provinsi, yakni Kota Palangka Raya dengan total 4.250 liter. Bantuan ini menyasar 10 KK di Desa Rindang Banua (Puntun) sebanyak 250 liter dan 164 KK di Desa Petuk Katimpun sebanyak 4.000 liter. Di Kabupaten Seruyan, sebanyak 4.000 liter dialokasikan untuk 64 KK di Desa Sungai Undang. Adapun Kabupaten Murung Raya menerima pasokan sebanyak 1.200 liter yang dipusatkan di Desa Danau Usung.

​Dinas PUPR Kalteng memastikan bahwa pergerakan armada tangki air di lapangan tidak akan berhenti di sini. Penyaluran ini bersifat dinamis dan akan terus ditingkatkan seiring verifikasi data kebutuhan warga yang masuk. Tim gabungan di lapangan berkomitmen untuk terus menambah volume armada serta memperluas jangkauan distribusi ke pelosok desa lainnya demi memastikan seluruh lapisan masyarakat Kalteng terlayani dengan optimal.