Kalteng, Nusantara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar kegiatan “Kalimantan Tengah Berdoa dan Konser Amal untuk Bangsa” di Bundaran Besar Palangka Raya, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang memadukan doa lintas agama, kepedulian kemanusiaan, dan hiburan rakyat dalam menyambut pergantian tahun.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah, serta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung.

Suasana khidmat terasa saat doa lintas agama menjadi salah satu rangkaian utama kegiatan. Lima pemuka agama secara bergantian memanjatkan doa di panggung utama, memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, di tahun yang baru. Momen ini sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bumi Tambun Bungai.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berpikir positif dan menebarkan doa kebaikan bagi sesama, termasuk para pemimpin bangsa.

“Kalau kita sehat dan berpikir positif, yang keluar pasti doa-doa yang baik. Mari kita doakan para pemimpin kita agar selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, serta kekuatan dalam memimpin negeri ini,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan, pergantian tahun harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.

“Momentum hari ini adalah untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan, membangun Kalimantan Tengah dengan semangat Isen Mulang, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana bagi masyarakat yang membutuhkan. Panitia menyediakan fasilitas donasi digital melalui QRIS Bank Kalteng yang ditampilkan di layar videotron utama. Ribuan warga yang memadati lokasi tampak antusias berpartisipasi dengan memindai kode QR sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong terus menguat dan menjadi fondasi dalam pembangunan daerah di tahun yang baru.