Kalteng, Nusantara – Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, menjadi saksi prosesi pelantikan pengurus Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dan Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalteng yang dilaksanakan pada Minggu (30/8/2026) malam. Di bawah kepemimpinan Prof. Ir. Juni Gultom, kedua organisasi ini berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, baik di sektor pembangunan sosial maupun olahraga.

​Dalam keterangannya usai pelantikan, Prof. Juni Gultom menegaskan bahwa Kagama Kalteng tidak boleh hanya menjadi wadah berwacana secara teoritis, melainkan harus menghadirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

​”Keberadaan Kagama tentunya tidak hanya berbicara teori, tetapi harus melalui praktik-praktik nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Kami fokus mendukung program strategis pemerintah daerah, seperti penanganan stunting, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga pengentasan kemiskinan,” ujar Prof. Juni.

​Saat ini, tercatat sekitar 500 alumni UGM yang berada di Kalimantan Tengah. Melihat potensi besar tersebut, kepengurusan baru berencana melebarkan sayap hingga ke tingkat kabupaten, mengingat banyaknya alumni yang tersebar di berbagai daerah seperti Kotawaringin Barat, Kapuas, hingga Murung Raya.

​Guna merangkul potensi alumni muda, Prof. Juni menekankan penerapan gaya kepemimpinan transformasional (transformational leadership) untuk mengoptimalkan kapasitas setiap individu dalam mengabdi kepada daerah. Target dan agenda kerja strategis untuk lima tahun ke depan akan dirumuskan secara mendalam melalui rapat kerja (raker) pengurus dalam waktu dekat.

​Selain memimpin Kagama, Prof. Juni Gultom juga mengemban amanah untuk menahkodai PODSI Kalimantan Tengah. Ia berkomitmen membawa cabang olahraga dayung kembali ke masa keemasannya sebagai lumbung medali bagi Kalteng, baik di tingkat nasional maupun internasional.

​Menanggapi evaluasi pencapaian prestasi pada kompetisi sebelumnya, Prof. Juni menyiapkan strategi perbaikan manajemen olahraga yang terukur dan profesional.

​”Dari aspek manajemen, kami akan berfokus mengurus seluruh kebutuhan pendukung agar prestasi atlet dapat terukur dengan lebih baik. Tugas para atlet adalah fokus berlatih demi meraih prestasi gemilang. Langkah kunci kita ke depan adalah menyatukan visi antara pelatih, atlet, pemerintah, dan masyarakat,” tegasnya.

​Mengakhiri keterangannya, Prof. Juni mengajak seluruh anggota Kagama dan jajaran pengurus PODSI untuk mempererat kebersamaan dalam membangun daerah.

​”Mari kita tingkatkan kebersamaan untuk merangkul dan membangun bangsa, khususnya demi Kalimantan Tengah yang kita cintai,” pungkasnya.